Khofifah: Pancasila Lebih Dari Sekedar Ideologi dan Falsafah Bangsa


Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur saat menjadi inspektur upacara pada Hari Kesaktian Pancasila di Gedung Negara Grahadi, Sabtu (1/10/2022

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur (Jatim), Sabtu (1/10/2022), hari ini menggelar upacara memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Gedung Negara Grahadi. Dalam sambutannya dia mengungkap bahwa Pancasila lebih dari sekedar ideologi dan falsafah bangsa.

Menurutnya, dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila, maka Indonesia bisa lolos dari berbagai tantangan global yang kini sedang terjadi.

Tantangan itu di antaranya ancaman krisis pangan, ancaman krisis energi akibat dinamika global, mulai dari konflik Rusia-Ukraina, perang dagang AS-China, dan disrupsi rantai pasok.


“Saya yakin, dengan mengamalkan, mengimplementasikan dan menjalankan nilai-nilai luhur Pancasila maka Bangsa ini bisa dengan tangguh menghadapi segala tantangan,” kata Khofifah saat menjadi inspektur upacara.

Khofifah melanjutkan, Pancasila harus lebih dari sekadar menjadi ideologi dan falsafah yang menentukan cara pandang kita terhadap persoalan.

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur saat menjadi inspektur upacara pada Hari Kesaktian Pancasila di Gedung Negara Grahadi, Sabtu (1/10/2022). Foto: Humas Pemprov Jatim.
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur (Jatim), Sabtu (1/10/2022), hari ini menggelar upacara memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Gedung Negara Grahadi. Dalam sambutannya dia mengungkap bahwa Pancasila lebih dari sekedar ideologi dan falsafah bangsa.

Menurutnya, dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila, maka Indonesia bisa lolos dari berbagai tantangan global yang kini sedang terjadi.


Tantangan itu di antaranya ancaman krisis pangan, ancaman krisis energi akibat dinamika global, mulai dari konflik Rusia-Ukraina, perang dagang AS-China, dan disrupsi rantai pasok.

“Saya yakin, dengan mengamalkan, mengimplementasikan dan menjalankan nilai-nilai luhur Pancasila maka Bangsa ini bisa dengan tangguh menghadapi segala tantangan,” kata Khofifah saat menjadi inspektur upacara.

Khofifah melanjutkan, Pancasila harus lebih dari sekadar menjadi ideologi dan falsafah yang menentukan cara pandang kita terhadap persoalan.


Menurutnya nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus menjadi panduan hidup yang menuntun cara berperilaku, terutama dalam semangat Optimis Jatim Bangkit.

“Di masa-masa sulit seperti sekarang ini, nilai-nilai Pancasila justru menjadi pondasi untuk bertahan menghadapinya,” imbuh Khofifah.

Dalam pidatonya, Khofifah juga bersyukur bahwa Jatim mampu melewati fase krisis akibat Pandemi Covid-19. Namun untuk mencapai titik stabil Jatim harus mampu menciptakan peluang melalui inovasi dan kerja nyata.

Dalam konteks itu, Khofifah juga mencontohkan gerak positif industri halal di Jatim. Seperti Pemprov Jatim yang saat ini terus mendorong tumbuh dan berkembangnya industri halal di Jatim agar memiliki daya saing di kancah global.

“Saya yakin, dengan sumber daya yang dimiliki. Jatim memiliki peluang sebagai produsen dan eksportir produk halal terbesar di dunia. Mulai dari industri makanan, minuman, hingga fashion muslim. (Dayat)
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url