Quds Royal Hotel Surabaya Gelar Event Seni Budaya “Painting On The Spot” di Awal 2026



Surabaya – Quds Royal Hotel Surabaya membuka rangkaian aktivitas seni dan budaya di awal tahun 2026 dengan menggelar event bertajuk Painting On The Spot (POTS). Kegiatan ini berlangsung pada Minggu (11/1/2026) dan bertempat di gerai kopi terbaru hotel berbintang tiga tersebut, Quds Coffee Corner.

Sebanyak 12 seniman dari Surabaya dan berbagai daerah di Jawa Timur turut ambil bagian dalam event melukis secara live ini. Mereka mengekspresikan kreativitasnya langsung di hadapan publik dengan suasana santai namun penuh nilai artistik.

“Kami bersyukur bisa mengumpulkan rekan-rekan seniman Surabaya dan Jawa Timur yang berkenan mengikuti event melukis bersama secara live di Quds Royal Hotel Surabaya,” ujar Eddy Marga, seniman senior yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia POTS, saat memberikan sambutan kepada awak media.

Apresiasi juga disampaikan oleh General Manager Quds Royal Hotel Surabaya, Pungky Kusuma, yang menegaskan komitmen hotel dalam mendukung kolaborasi lintas bidang, khususnya seni, budaya, dan literasi di Surabaya dan Jawa Timur.

Dalam event Painting On The Spot ini, panitia menghadirkan seorang model belia dari kalangan Gen Z bernama Salsabila sebagai objek lukisan. Selain melukis model, para peserta juga diberi kebebasan memilih objek outdoor di kawasan Wisata Religi Ampel, lokasi strategis tempat Quds Royal Hotel Surabaya berada.

Suasana acara berlangsung meriah dan penuh dinamika. Para seniman menampilkan beragam aliran seni, mulai dari ekspresionisme, naturalisme, dekoratif, realisme, hingga romantisme, yang memperkaya visual dan karakter karya yang dihasilkan.

Adapun seniman yang berpartisipasi dalam event ini antara lain Budi A.N., Murdi Murdock, Yanu Irwan, Ardo, Usye, Hesti Setyowati, Luthfi Satako, Manohara, serta Eddy Marga selaku penggagas kegiatan.

Di akhir acara, manajemen Quds Royal Hotel Surabaya bersama kalangan media dan seniman melakukan proses apresiasi terhadap seluruh karya yang dihasilkan. Dari hasil diskusi dan kurasi, terpilih tiga karya dengan nilai apresiasi tertinggi.

Karya Hesti Setyowati mendapat perhatian khusus dengan menampilkan bangunan Quds Royal Hotel Surabaya yang memiliki arsitektur unik. Sementara Usye dan Yanu Irwan memilih mengangkat pesona wajah estetik Salsabila yang tampil anggun sebagai objek lukisan.

“Terus terang kami mengalami kesulitan saat mengkurasi 12 karya yang semuanya luar biasa. Namun melalui diskusi yang hangat, kami akhirnya menetapkan hasil apresiasi ini,” ungkap Pungky Kusuma yang tampak antusias berkeliling menyaksikan langsung proses melukis para seniman.

Ia menegaskan, event seni dan budaya semacam ini akan terus digelar secara berkelanjutan. “Ini sudah menjadi komitmen Direksi dan Manajemen Quds Royal Hotel Surabaya untuk ikut mempertajam peradaban, khususnya dalam bidang seni dan budaya,” pungkasnya.
Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url