CIPHOC Unitomo Gelar Pameran Fotografi Ampuh




Surabaya,- Nuswantoro pos.com Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Communication Photography Club (CIPHOC) Universitas Dr Soetomo (Unitomo) menggelar pameran Fotografi Analog AMPUH ‘Menolak Punah, Kamis (13/7).

Menurut Ketua Pelaksana, Adrianus Masang Maran, pameran fotografi Analog menggunakan media roll film dalam pengambilan foto untuk menjadi sebuah mahakarya. Selain pameran, UKM Ciphoc mengemasnya berbeda yaitu dengan menampilkan Fashion Show dan dimeriahkan dengan Pencak Silat PSHT.

“Pada pameran ini kami membuat rangkaian acara fashion show dengan mengenakan busana batik dan memberikan kesempatan hunting bersama dengan pengunjung UKM Fotografi Se-Jawa Timur,” ungkapnya.

Pameran ini juga mengusung tema budaya untuk memperlihatkan warisan batik yang dikemas secara modern serta menambah nilai jualnya karena dibuat oleh anak muda Indonesia. Batik yang dikenakan oleh para model ini dari Ulur Wiji yang masih menggunakan bahan dari pewarna alami sebagai bentuk upaya menjaga lingkungan.

“Inilah yang menjadi daya tarik kami tentang warisan budaya yang diperkenalkan dengan model yang mengikuti perkembangan zaman sekarang,” tambahnya.

Salah satu karya berjudul Pudar hasil jepretan Masang Maran. Ia menggambarkan kumpulan buku-buku di perpustakan yang tidak terbaca dan seorang mahasiswa yang enggan membaca tapi bermain gadget. Ada juga karya Putri Yeza yang mengambarkan kebiasan suap menyuap untuk melancarakan segala urusan.

Sementara itu, Rektor Unitomo, Dr Siti Marwiyah SH MH mengaku sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan mahasiswa yang tergabung dalam UKM Ciphoc.

“Tentu saya sebagai rektor sangat mendukung penuh. Kita semua tahu bahwa UKM Ciphoc ini menurut saya ini legend di Unitomo dan karya-karya yang selalu fenomenal serta luar biasa. Tentu universitas sangat mengapresiasi kegiatan ini dan terus berkolaborasi untuk meningkatkan karya-karya mahasiswa kami,” ungkap Siti Marwiyah.

Menurut Siti, pada era digitalisasi saat ini juga perlu kolaborasi untuk terus meningkatkan produktivitas dalam aktualisasi dalam berkarya. Salah satunya dalam minat fotografi.

“Di salah satu karya itu, saat ini semuanya sudah serbadigital. Jadi tidak berhenti di ruang pamer, tapi juga terpublish di media digital,” tukas Siti.
(Tot)
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url