Antisipasi Antrian dan Dampak Kenaikan BBM Polres Madiun Kota Terus Pantau SPBU




KOTAMADIUN - Berita Madiun, Memasuki Hari keempat  pasca kenaikan harga BBM serta antisipasi dampak kenaikannya Polres Madiun Kota melakukan pemantauan dan monitoring ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Pengamanan dan pemantauan SPBU secara kontinew ini untuk mengantisipasi berbagai yang terjadi seperti kemacetan akibat antrian panjang maupun terjadinya penimbunan yang mengakibatkan kelangkaan BBM.


Kapolres Madiun Kota AKBP Suryono.,SH.,SIK.,MH melalui Kasihumas Iptu Supriyanto mengatakan tiga jenis BBM yang harganya naik yakni solar dari harga semula Rp 5.150 menjadi Rp 6.800.

Pertalite dari harga Rp 7.650 menjadi Rp 10.000 dan Pertamax yang semula Rp 12.750, kini harga baru yang ditetapkan sebesar Rp 14.500.
mencukup

Berdasarkan keterangan petugas dilapangan, hari pertama pengumuman kenaikan harga BBM, belum terpantau antrean panjang kendaraan yang ada diwilayah hukum Polres Madiun Kota. 

Ditambahkan Kasihumas untuk pantauan hari ini selasa 6 September 2022 di Pom Bensin Jl.Diponegoro aktifitas pengisian BBM berjalan normal, ketersediaan BBM jenis Solar, Dexlite, Pertalite dan Pertamax masih cukup .

IPTU Supriyanto menyampaikan pihaknya selalu melakukan monitoring sekaligus pengamanan.

Kami mengimbau kepada masyarakat yang ada di Kota Madiun agar tidak panik dan dipastikan stock BBM di Kota Madiun menurutnya masih aman dan mencukupi.

“Diwilayah hukum Polres Madiun Kota masih mencukupi kebutuhan warga, dan pihak Polres Madiun Kota selalu melakukan Patroli dan pengamanan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan BBM di wilayah hukum Polres Madiun Kota.," ungkapnya.(Hms).
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url