Iklan

Thursday, October 1, 2020, October 01, 2020 WIB
Last Updated 2020-10-02T02:27:03Z
kriminal

POLSEK KENJERAN SURABAYA TANGKAP PELAKU PENIPUAN DAN PENGGELAPAN

SURABAYA, Nuswantoro Pos - Penipuan dan penggelapan yang di lakukan oleh Warga kapas madya Tino Riyan  arisandi (26) telah di  ciduk Unit Reskrim Polsek Kenjeran Polres pelabuhan Surabaya, 

Kapolsek Kenjeran Kompol Esti Oetami Setija S.H melalui Kanit Reskrim Iptu Suryadi S.H mengatakan, Berawal korban diajak pelaku untuk servis laptopnya yang lagi rusak, dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario 125 warna hitam bernopol S-2356-ML.

“Kemudian, Saat di perjalanan pelaku mampir di sebuah rumah dan berhenti di Jalan Kedinding Tengah, Kecamatan Kenjeran Surabaya, yang di akui bahwa, Rumah tersebut milik kakak kandung pelaku.” kata Iptu Suryadi, Kamis (01/10/2020).

Korban disuruh menunggu, lalu pelaku meminjam sepeda motor milik korban, untuk mengambil laptop yang berada di Rumah temannya.

“Sekian lama korban menunggu pelaku, yang tidak kunjung datang dan tak mengembalikan sepeda motor miliknya.” imbuh Iptu Suryadi.

Sehingga korban, melaporkan ke Polsek Kenjeran Surabaya, atas kejadian yang menimpanya.

“Dengan bergerak cepat, Anggota langsung melakukan penyelidikan, serta sudah mengantongi ciri – ciri pelaku, tak butuh waktu lama, Anggota berhasil menangkap pemuda yang melakukan tindak pidana penggelapan.” tutur Iptu Suryadi.

Setelah itu, pelaku dibawa ke Mapolsek Kenjeran, Beserta barang buktinya guna di proses dan peyidikan lebih lanjut.

“Adapun barang bukti yang berhasil di amankan Anggota berupa, 1 (satu) buah BPKB Asli sepeda motor honda Vario warna hitam bernopol S 2356 ML.” ungkap Iptu Suryadi.

Ditambahkannya, keterangan dari pelaku saat di intograsi petugas, ia mengakui semuanya, bahkan pelaku melakukan di 4 (TKP) yakni, Pertama di wilayah hukum Polsek Krembangan, Kedua di wilayah hukum Polsek Tambak Sari, Ketiga di wilayah hukum Polres Malang, dan Keempat di wilayah hukum Polres Bangkalan Madura Jawa Timur.

“Atas perbuatan pelaku, Kami jerat dengan pasal 378 KUHP dan atau pasal 372 KUHPidana tentang penipuan atau penggelapan.”.pungkas Iptu Suryadi.(fik)