Iklan

Sunday, October 11, 2020, October 11, 2020 WIB
Last Updated 2020-10-11T17:18:28Z
KEPOLISIAN

PANGGILAN ORANG TUA PARA REMAJA TERKAIT DEMO OMNIBUS LAW DI POLRESTABES SURABAYA

SURABAYA, Nuswantoro Pos - (08/10/2020) Demo para buruh terkait tolak UU Omnibuslaw yang dari berbagai daerah, ternyata di susupi oleh para pendemo anarkis yang rata-rata banyak yang masih dari kalangan para remaja yang ikut-ikutan, yang kini sebagian para pendemo penyusup sudah diamankan di polrestabes Surabaya.

Jum’at (09/10/2020) ratusan Anak dengan usia remaja yang diamankan oleh kepolisan Polrestabes Surabaya di Gedung Graha Bharada Daksa dikenakan sangsi tindak pidana ringan (Tipiring) dengan cara pemanggilan orang tua, dengan disertai membawa kartu keluarga (KK) ataupun identitas diri sebagai bukti persyaratan pengajuan untuk pulang.
Hampir 250 (dua ratus lima puluh) anak usia remaja hanya sekedar ikut-ikutan demo yang merupakan bukan sebagai buruh maupun karyawan ini di suruh membuat pernyataan dengan didampingi orang tua.

Hingga hari ini Kombes Pol Jhonny Edison Isir selaku Kapolrestabes Surabaya menggelar konferensi pers terkait demonstran Omnibus Law yang terjadi pada hari kamis 08/10 dengan beberapa barang bukti (BB) yang di gunakan oleh para demonstran seperti Bom molotov, sajam, batu, pentungan kayu, yang hendak digunakan untuk membuat kekacauan secara anarkis.
Selain itu juga mobil sedan patwal milik polantas polrestabes Surabaya yang mengalami hancur bagian kaca depan akibat sasaran masa para pendemo yang bertindak anarkis.(fik)