Iklan

Monday, October 12, 2020, October 12, 2020 WIB
Last Updated 2020-10-13T03:02:11Z
UMUM

ORMAS PUSURA DAN ELEMEN MASYARAKAT YANG TERGABUNG DALAM FORSILATBARS DATANG KE POLRESTABES SURABAYA

SURABAYA, Java Crime - Kapolrestabes Surabaya, menyambut kedatangan Forsilatbars (forum Silaturahmi Akbar Arek-arek Suroboyo) Dan sekitar 36 perwakilan,  yang terdiri dari Ormas Pusura (Putra Surabaya) Elemen Masyarakat, LSM (lembaga Swadaya Masyarakat), Ormas (organisasi masyarakat). Adi polrestabes Surabaya Untuk menyatakan Sikap Jogo Suroboyo.

Dalam Sambutannya dipimpin langsung oleh  Kapolrestabes Surabaya. Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P. didampingi olehKasat Intelkam AKBP Wimboko,S.I.K, serta pejabat utama PJU Polrestabes Surabaya,di Musium Mati/Hidup, Ruang Rapat M. Yasin Mapolrestabes Surabaya, Senin, sekitar 25.15 - 17.15. (12/10/2020).

Kapolrestabes mengatakan, kalau mau menyampaikan pendapat silahkan sampaikan pendapat secara bertanggung jawab dan elegan dengan niatnya. Dan Ketika nanti ada demoTanggal 13,20,28. tidak terulang kembali kejadian ini, harapan saya  kondisi surabaya  aman, damai dan kondusif. Ayo mari dulur-dulur konco-konco, kawan-kawan, kita jaga  suraboyo Jawa Timur."Katanya.

"Kapolrestabes menambahkan, jika ada titik-titik posko kesehatan tolong kami diberi tahu lebih awal untuk kedepannya. Dan Saya ucapkan terima kasih atas masukannya dan mari kita sama-sama jogo Surabaya."Tuturnya.

Sambutan silaturahmi Akbar ini ditanggapi oleh sejumlah pemimpin atau perwakilan Ormas Pusura dan kawan-kawan yang hadir untuk menyampaikan tanya jawab kejadian tanggal,08 Oktober 2020. di Surabaya ini khususnya Jawa Timur

Dalam sambutan dari Ormas antara lain terkait perusuh bisa dipidanakan sesuai jalur hukum dan mohon  perhatianya dengan adanya posko kesehatan. 

Dan FORSILATBARS (forum silaturahmi Akbar arek-arek Suroboyo)  organisasi  yang tergabung  Dari ormas mendeklarasikan dan menyatakan sikap;

-1(Satu) mendukung penyampaian aspirasi masyarakat yang dilakukan secara damai.
-2(dua) memohon kepada pejabat dan instansi terkait untuk bersedia memenuhi dan menampung penyampaian aspirasi dari masyarakat.
-3(tiga) menolak penyampaian aspirasi yang dilakukan dengan cara kekerasan, pemaksaan kehendak, perusakan dan penindakan pidana yang mengarah ke anarkis dan kriminal.
-4(empat) meminta dan mendukung aparat keamanan untuk mengambil sikap yang tegas terhadap pelaku perusakan dan pelaku tindak pidana lainnya.
-5(lima) meminta aparat keamanan untuk tidak bertindak represif dalam  mengawal masyarakat yang akan menyampaikan aspirasinya secara permanen sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Acara silaturahmi Akbar berakhir dengan lancar dan kondusif disertai dengan foto bersama kapolrestabes Surabaya
"Pungkasnya. (Mgono)