Iklan

Thursday, August 27, 2020, August 27, 2020 WIB
Last Updated 2020-08-27T17:11:09Z

Pimpinan Tombo Ati Surabaya Abah Husein menyantuni anak yatim

Surabaya 27 Agustus 2020 NUSWANTORO POS ada 3 makna penting yang bisa dipetik dari acara syukuran dan santunan anak yatim pengajian Tombo Ati Surabaya. Hal ini dikata kan oleh pimpinan pengajian Tombo Ati abah Husein.
Acara syukuran dan santunan anak yatim pengajian Tombo Ati yang diadakan di jalan sidoyoso kali Selatan tepatnya di RT 03 kelurahan Tambak rejo Surabaya pada hari Kamis malam Jumat Legi 27 Agustus 2020 jam 19.30.
Menurut Pembina pengajian Tombo Ati KH Rahmad Zainuddin ada tiga makna penting.
Pertama yaitu ajaran dan perintah agama yang dimaknai sebagai bentuk kegiatan dan dan totalitas dalam menjalankan perintah agama. Terutama kaitan dengan ibadah secara vertikal dengan Tuhan nya.
Makna yang kedua dapat mengembangkan jalinan silaturahmi antara masyarakat.
Sedangkan makna ke tiga mengajarkan untuk berbagi dengan sesama, terutama yang membutuhkan uluran tangan.
Dengan demikian akan menumbuhkan jiwa serta semangat kesetiakawanan sosial sekaligus merupakan wujud ibadah dilakukan secara horizontal antar sesama manusia. Saya memandang kegiatan ini sangat positif perlu terus dibudidayakan serta dikembangkan secara luas lagi jangkauan nya. Kata KH Rahmad Zainudin atau yang akrab di panggil Gus din. Ia menambahkan jika momen seperti itu dimanfaatkan dengan baik akan menjadi umpan balik bagi pemerintah, terutama dalam menyusun berbagai program yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat.
Bagi masyarakat umum, kegiatan seperti ini dapat diartikan sebagai jalinan keterikatan antara pemerintah dengan masyarakat dan adanya sikap terbuka pemerintah dengan rakyatnya. Walaupun di atas makam rangkah kegiatan rutin ini tiap malam Jum'at legi untuk menyantuni anak anak Yatim tetap selalu di lakukan anggota pengajian Tombo Ati yang di pimpin Langsung oleh pembina pengajian Tombo Ati KH Rahmad Zainudin. Ia berharap kegiatan itu mampu meningkatkan kepedulian solidaritas dan kesetiaan kawan sosial serta mampu untuk selalu berbagi kepada sesama yang belum beruntung. Semua memahami, yang membutuhkan uluran tangan masih banyak khususnya di RT 03 Kelurahan Tambakrejo Surabaya. Sementara kegiatan santunan anak yatim juga di hadiri oleh ketua RT.05 yaitu mas Eko.
Harapan abah Husein selaku pimpinan Pengajian Tombo Ati surabaya saya akan mengapresiasi berbagai kegiatan sejenis ini yang di galang oleh organisasi organisasi kemasyarakatan sasaranya jelas serta terorganisir baik pola kemitraan dan bersinergi sehingga tujuan dapat tercapai serta bisa dipertanggungjawabkan. (Sla***)