Iklan

Wednesday, August 26, 2020, August 26, 2020 WIB
Last Updated 2020-08-27T04:38:07Z
kriminal

BANDAR SABU DI TANGKAP UNIT RESKRIM POLSEK SEMAMPIR SURABAYA, POLRES PELABUHAN TANJUNG PERAK

SURABAYA, Nuswantoro Pos - Senin (24/08/2020). Sekitar Pukul 10:00 WIB. Faisol ( 22 ) warga Jl. Bolodewo No. 60 Sidotopo Kecamatan Semampir Surabaya,dibekuk Unit Reskrim Polsek Semampir, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Kapolsek Semampir Kompol Aryanto saat jumpa pers menjelaskan kronologi awal kejadian, Saat Jumpa Pers ,

” Beliau menjelaskan , Bahwa unit Reskrim telah mendapat informasi dari Masyarakat bahwa di sekitar pasar Jl. Prabowo Semampir Surabaya terdapat peredaran NARKOTIKA golongan I Jenis SABU-SABU yang dilakukan oleh seorang pemuda.

” Menindak lanjuti Laporan Tersebut unit Reskrim melakukan Penyelidikan dan Pemantauan di sekitar pasar, sekitar pukul 12:00 WIB , Terlihat gerak gerik pemuda yang mencurigakan serta langsung dilakukan penggeledahan.

“ Dari Tangan Tersangka telah ditemukan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp. 1.300,000,- dan HP Samsung , Selanjutnya Tersangka diintrogasi dan menunjukkan tempat dimana Barang Bukti disimpan.

” Ternyata dari pengakuannya , Barang Bukti ( BB ) Tersebut disimpan di bawah Pot Bunga bekas di pinggir Jalan Keluar masuk kampung depan Rumah Kosong di Jl. Prabowo Surabaya , dan kemudian DITEMUKAN Barang Bukti Tersebut , yang dibungkus dengan Dompet kecil.” Jelas Kompol Aryanto.

” Berdasarkan pengakuannya , Tersangka menjadi pengedar SABU SABU sudah 1 Tahun , dan Barang Tersebut milik ZR yang kini masih buron.

“ Tersangka menjual perpoket seharga Rp. 100.000 ( seratus ribu rupiah) dan mendapat Komisi Sebesar Rp. 10.000 (sepuluh ribu) perpoket dari ZR. (DPO), Kemudian Tersangka dan Barang Buktinya (BB) diamankan di Polsek Semampir.” Ungkap Kapolsek Semampir Kompol Aryanto.

” Barang bukti yang berhasil diamankan dari Tangan Tersangka 23 ( dua puluh tiga) Poket Plastik kecil SABU SABU dengan berat 6,92 gram dan 1 (satu) HP Merk Samsung Type B. 310 E Warna Putih dengan nomor 0838.5484.4662 , Serta Uang Tunai sebanyak Rp. 1.300.000 ( satu juta tiga ratus ribu rupiah ).

” Akibat perbuatannya Tersangka akan dijerat dengan Jerat PASAL 114 ayat (2) Jo. Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang NARKOTIKA , Dengan amcaman penjara paling lama 12 (dua belas) Tahun dan denda paling banyak Rp 8 miliar.(Fik)