Iklan

Tuesday, June 2, 2020, June 02, 2020 WIB
Last Updated 2020-06-08T09:45:54Z
beritakriminal

TERKAIT DUGAAN PELEPASAN TERSANGKA NARKOBA, KAPOLSEK SIMOKERTO MASIH BELUM BISA MEMBERIKAN TINDAKAN TEGAS

SURABAYA, Nuswantoro Pos - Lagi-lagi jajaran Polsek di Polrestabes Surabaya dengan adanya pemberitaan oleh salah satu media online yang telah memberitakan terhadap penangkapan penyalahgunaan narkotika jenis sabu yang dilakukan oleh jajaran Polsek Simokerto Surabaya.

Terkait adanya dugaan pelepasan tersangka pemakai narkoba yang kini telah viral di pemberitaan media online dengan adanya sebuah penyuapan atau tebusan di mana yang pernah ditulis  media tersebut dengan mengatakan sejumlah nominal sebesar 17 juta.

Sabtu, (30/05/2020), Saat awak media XXI.com, dan Opsi Nasional, serta Fajar Nusantara news,  mencoba mengklarifikasi ke Mako Polsek Simokerto terkait adanya pemberitaan tersebut, ke tiga awak nedia ditemui langsung oleh Kapolsek Simokerto Kompol Rian Septia Kurniawan,S.H., S.I.K, menyampaikan kepada para awak media seperti ujarnya, "kalau ada anggota saya yang melakukan hal tersebut maka kami selaku Kapolsek tidak akan segan-segan dan bertindak tegas terhadap anggota tersebut yang melakukan meminta uang 17 jt, dengan harapan untuk melepas korban ,pungkas kapolsek.

Masih tutur kapolsek, di hadapan media, "siapapun pelaku oknum anggota kami yang berani melakukan hal tersebut," ini saya di dampingi Propam Polsek Simokerto agar segera memecat kalau terbukti Hari ini, saya akan memecat, pungkas Kompol.

Karena ada pertanyaan hal seperti itu dari Kapolsek Simokerto awak media mencoba menghubungi pimpinan redaksi media online yang yang telah memberitakan terkait pelepasan tersangka Norkoba di mana yang pernah menulis adanya dugaan pelepasan tersangka penyalahgunaan narkoba.

Dengan melalui handphone selular awak media mempertanyakan terkait oknum kepolisian polsek simokerto terhadap oknum  yang menerima uang pelepasan tersangka NARKOBA jenis sabu atas permintaan kapolsek siapakah nama oknum anggota itu.

Pimpinan redaksi media online tersebut menyebutkan dengan detil dan jelas nama oknum tersebut yaitu panit dengan inisial (SFL) , maka seketika itu kapolsek memanggil oknum tersebut, guna untuk di hadapan kepada  tiga awak media, guna untuk memberikan penjelasan,  namun oknum tersebut seorang panit Reskim, menepis saat di tanya oleh kapolsek, Kompol Rian Septia Kurniawan.

Masih oknum anggota tersebut di hadapan kapolsek dan media dengan mengatakan "tidak melakukan penangkapan,  ujar oknum tersebut.(*jib)