Iklan

Wednesday, June 10, 2020, June 10, 2020 WIB
Last Updated 2020-06-11T00:24:57Z
UMUM

NEW NORMAL, WARGA MRUTU KALINYAR SURABAYA MENUTUP JALAN TERKESAN PARNO

SURABAYA - Nuswantoro Pos - Sejak dampak Covid 19 banyak sebagian jalan Kampung di Surabaya melakukan penutupan, namun dengan adanya new normal, sebagian jalan Kampung (Gang) sudah banyak, jalan Kampung untuk di buka.

Bahkan masyarakat luas sudah banyak melihat kejadian yang menjanggalkan terhadap prilaku Covid 19 ini dimana orang meninggal seakan indikasinya dipaksakan untuk mati secara Covid yang bisa membuat  angka meningkat menjadi jawa timur zona merah.

Namun lain halnya dengan di wilayah Semampir, Penutupan jalan dilakukan di  kampung Mrutu Kalianyar Rw 04, Mrutu Kalianyar, kelurahan Wonokusumo kecamatan Semampir Surabaya, entah ini peraturan dari mana bisa terjadi hal demikian, sedangkan penutupan itu tanpa dilakukan konfirmasi terhadap warga, 

Rabu (10/06/2020), Menurut penelusuran awak media pun penutupan ini dilakukan hanya karena  pejabat akan datang, namun banyak warga yang mengeluh atas penutupan gang yang terjadi di Mrutu Kalianyar, “PSBB sudah berakhir dan sudah berjalan penutupan akses kok semata mata malah di tutup dengan serapat rapatnya”ujar beberapa orang warga.

Dan anehnya tidak ada pengurus kampung yang bisa dikonfirmasi awak media terkait penutupan kampung tersebut, entah dengan alasan apa penutupan kampung ini dilakukan, Sedangkan dalam telegram nomor ST/1148/IV/OPS.2/2020 tertanggal 9 April 2020 itu, Kapolri Idham Aziz menilai pengiriman bahan pokok dan logistik lainnya sempat terhambat akibat adanya blokade jalan di beberapa wilayah.
“Jelas penutupan atau blokade wilayah dilarang oleh kapolri”

Susahnya akses warga kini ditengarai konflik penutupan gang oleh pengurus jajaran Rw yang terlalu otoriter tanpa ada konfirmasi dan kordinasi kepada warga terkait penutupan gang.

H.Nahari selaku warga Mrutu Kalianyar juga menyesalkan hal serupa, karena jelas ini sangat merugikan seluruh warga”difikir ini gangnya bapaknya apa, PSBB sudah berlalu gang malah ditutup dengan rapet, pemerintah pusat pun melakukan status new normal itu berarti mengarah ke perekonomian kerakyatan agar tetap bisa berjalan, pedagang pentol, bakso, ojol dan pedagang air pun merasa kesulitan dengan pemblokiran gang ini,” terangnya

Dengan diterbitkanya berita ini, berharap agar pihak instansi terkait segera menindak lanjuti dan membuka akses kembali terkait penutupan gang yang dilakukan oleh pengurus Rw 04 Mrutu Kalianyar kelurahan wonokusumo kecamatan Semampir Surabaya. (*jib)