Iklan

Tuesday, June 23, 2020, June 23, 2020 WIB
Last Updated 2020-06-24T01:46:50Z
UMUM

LSM GARAD SIAP LAPORKAN RS WIYUNG SEJAHTERA TERKAIT LIMBAH PADAT

SURABAYA, Nuswantoro Pos - Setelah diterpa dugaan penyimpangan dalam penanganan Jenazah Covid 19 lalu, RS Wiyung Sejahtera kini dihadapkan dengan permasalahan dugaan pengolahan limbah padat yang terkesan tanpa pengawasan.

Seperti yang sempat viral di pemberitaan sebelumnya, pihak Rumah sakit yang berlokasi di bilangan raya Wiyung Surabaya tersebut diduga lakukan pelanggaran pembuangan sampah medis di tempat pembuangan sampah (TPS) non medis yang selanjutnya diambil secara rutin oleh petugas sampah warga.

Dalam pertemuan mediasi kedua, yang kali ini disertai dengan Angelia Merry selaku humas Rumah Sakit dan dr. Agung sebagai SPI (Satuan Pengawas Internal) Rumah sakit, Pihak LSM menangkap akan dugaan pembiaran terkait permasalahan ini, hal itu terindikasi dari ketidak pahaman akan materi yang sedang akan dibahas. Pihak Humas dan SPI mengaku belum membaca perihal surat LSM Garad yang dikirimkan sejak seminggu yang lalu.

Ditanya wartawan terkait penemuan yang diduga limbah padat dalam TPS Non medis, dr. Agung menyatakan bahwasanya menurut karyawannya hal itu dibenarkan. "Saya juga belum menemukan peraturan yang menyatakan bahwasanya pampers itu merupakan limbah padat, Lagipula pampers tersebut yamg awalnya dinyatakan pampers nifas (pasca kelahiran) ternyata adalah bekas pampers kotoran pasien saja." Ujarnya

Sedangkan dari LSM Garad  saat confpers di depan tempat sampah RS Wiyung  pada awak media memaparkan hari ini pada tanggal 23/06/20 telah mendatangi RS Wiyung dan di temui oleh humas masih belum bisa memberikan klarifikasi secara utuh, ujar Achmad garad 

Masih Achmad saat di tanya terkait langkah lanjutan ,kami akan segera kirimkan surat lanjutan ke Dinas lingkungan hidup dan Dinas Kesehatan karena tempat pembuangan sampah ini sudah jelas bersinggungan langsung dengan perkampungan warga, karena hal ini jelas di duga  telah melanggar peraturan menteri kesehatan RI No 07 tahun 2019 tentang kesehatan lingkungan Rumah Sakit Peraturan Menteri LHKRI No 56 tahun 2015 tentang tata cara dan persyaratan teknis pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun dari pelayanan pelayanan kesehatan UU RI No 18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah,UU No 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolahan lingkungan hidup UU No 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit pasal 10 ayat 2 huruf t dan pasal 11 huruf e,tutup Achmad garad.(Fik)