Iklan

Tuesday, June 30, 2020, June 30, 2020 WIB
Last Updated 2020-07-01T05:51:49Z
PENDIDIKAN

DI DUGA PERBUATAN TIDAK TERPUJI ADANYA PUNGLI OLEH KEPALA SEKOLAH SD TENGGUMUNG SURABAYA

SURABAYA, Nuswantoro Pos - Di dirikanya sekolahan pendidikan  adalah guna untuk mencerdaskan anak2 bangsa yang nanntinya bisa berguna bagi bangsa dengan dasar ilmu pendidikan yang di ajarkan oleh para guru.

Hal ini tentunya peran besar seoarng guru yang sangat memiliki tanggung jawab besar serta tugas yang mulia yang selalu sabar dan iklas dalam membina mendidik dan mencerdaskan para murid.

Dan Pemerintah pun juga memberikan bantuan pada setiap Sekolahan baik Negri maupun Swasta demi kelancaran para murid yang ingin mendapatkan pendidikan agar bisa belajar dengan sungguh2 agar kelak menjadi penerus bagi bangsa dan negara ini.

Tapi sayang jika tugas mulia ini di coreng dan di kotori oleh oknum yang melakukan pungutan liar(pungli) yang di lakukan di sekolahanya apalagi ini di lakukan oleh di duga kepala sekolah SD KARYA TUNGGAL di jalan tenggumung .

Hal ini di ketahui saat wali murid meminta tanda bukti adanya pembayaran pengambilan ijazah sebesar tiga ratus ribu rupiah beserta rincianyan dan di kuati oleh tandatangan dari Kepala sekolah serta stempel sekolahan tersebut.

Awak media mengetahui informasi tersebut segera mengkonfirmasi pada pihak Sekolahan pada tanggal 20 Juni 2020 dan langsung bertemu dengan Kepala Sekolah tersebut yang bernama Septi Handika,ketika di tanya soal terkait pembayaran tersebut Septi selaku kepala sekolah memaparkan pada awak media hal itu wajar karna sekolahan kita swasta mas, ungkap Septi.

Masih Septi handika ketika di tanya oleh awak media apakah dari sekolahan ini tidak mendapat bantuan dari pemerintah Septi menjawab dapat mas itu di buat pembenahan ruang kelas contoh ngecat, beli prabotan sekolahan dan lain2 .

Mendengar hal demikian awak media menuturkan kepada kepala sekolah tersebut ,baik ibu nantinya kita akan klarifikasikan masalah ini ke dinas biar nanti pihak dinas tau apa2 kekurangan dari sekolahan tersebut, mendengar awak media berkata demikian Septi selaku kepala sekolah sontak kaget dan  meminta tolong kepada awak media agar hal ini tidak usah di beritahukan kapada dinas tutup Septi handika.(fik)