Iklan

Tuesday, June 2, 2020, June 02, 2020 WIB
Last Updated 2020-06-08T09:45:54Z
beritaUMUM

AKIBAT ADANYA PEMBAGIAN BLT 300 YANG TAK SESUAI ATURAN, KEPALA DESA ASEM RAJEH SAMPANG, AMBIL TINDAKAN TEGAS TERHADAP PEMBAGIAN

SAMPANG, Nuswantoro Pos - Terkait anggaran Bantuan Langsung Tunai ( BLT) di Desa Asem Rajeh jrengik telah terjadi pembagian 300 yang seharusnya 600 menjadi 300 yang dilakukan oleh  oknum pengurus perangkat  desa di kecamatan Jrengik H. Selamet Riyadi  selaku kepala Desa Asem Rajeh Sampang bertindak tegas terkait pembagian BLT Dana Desa, dengan cara mengganti menggunakan uang pribadi, saat dikonfirmasi oleh 3 awak media atas kabar adanya Vidio yang di unggah oleh masyarakat setempat terkait pembagian BLT yang di dapatkan 300 ribu oleh warga Desa setempat.

Saat ini kepala Desa ( Kades) angkat bicara  bahwa sekarang ini pembagian uang 300 itu uang pribadi, yang untuk di berikan ke pada warga Desa Asem Rajeh,  enggak hanya di situ pihak klebun (kepala desa) sangat menyesalkan dengan adanya bantuan BLT yang di bagikan 300 dengan cara supaya ada pemerataan pada warga Desa Asem Rajeh.

Di hadapan awak media saat di konfermasi  di tempat berlangsunya pembagian uang pada hari  Sabtu, (30/05/2020), di berikan lanjutan 300, dalam penuturannya pada warga, "saya sangat menyesalkan dengan adanya prilaku yang tak sesuai prosedur, kalau hal seperti ini di lakukan cara pembagian nya, pungkas H. Selamat Riyadi.

Pembagian lanjutan yang diberikan pada warga yang berhak ini di lakukan siang hari pada pukul 14:13 wib turut diundang untuk  saksikan oleh BABINSA dan Binmas Jrengik kabupaten Sampang agar bisa berjalan kondusif.
Pengakuan  Klebun (kepala Desa) kepada Awak media terkait Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLTDD), "bahwa uang yang seharusnya di bagikan secara 600 ribu, memang awalnya dengan kesepakatan warga Desa Asem Rajeh untuk  di bagikan 300, biar ada pemerataan, supaya warga bisa mendapat semua, namun hal seperti ini bisa mengewatirkan permasalahan nanti kedepannya, ujar Klebun.

Padahal intruksi dari Presiden republik Indonesia, "jangan main-main dengan dana bantuan Rakyat , saya akan menindak tegas dan ini tanggung jawab aparat kepolisian, tutur Selamet Riyadi.

Saat itu juga ada salah satu seorang  pemuda yang dimana mempertanyakan legalitas kita sebagai wartawan,  Beliau bernama H. Husni yang dimana dirinya, memberikan penjelasan terkait adanya lanjutan mengenai pembagian BLT yang saat ini di berikan lagi sebesar 300 ribu untuk tahap awal ini,  pungkas Husni.

Masih tutur Husni, " takutnya ini ada kepentingan di pihak lain, karna apa saat ini H. Selamat Riyadi selaku kepala Desa Asem Rajeh kan hendak mencalonkan lagi dengan sesuai harapan warga ini mas, Laa.. disaat seperti ini takut ada salah satu pihak yang ingin merusak kepercayaan kepala Desa Asem Rajeh yang saat ini, pungkasnya pada awak media Nuswantoro Pos.(*mjb)