Iklan

Wednesday, May 27, 2020, May 27, 2020 WIB
Last Updated 2020-06-08T09:45:53Z
beritakriminal

SIDANG DI PENGADILAN NEGERI LAMONGAN DI UNDUR SATU MINGGU, TERKAIT PASAL 363 WARGA SUGIO

LAMONGAN, Nuswantoro Pos - Awalnya masalah kasus gono gini yang dialami seorang perempuan warga Sugio Lamongan Sri Utami,42.th yang kini hingga Berujung ke tindakan pidana, yang dilaporkan oleh mantan suami terkait kasus 363 KUHP  delik aduan ke Polsek Sugio Lamongan Jawa Timur ,27 mei 2020. 

Agenda Sidang  27 mei 2020 Jam 14.00s/d 14.15 WIB Nmr.perkara 143/Pid.B/2020/Pn Lmg menangani pekara Jpu.Suprayitno S.H Sidang di tunda,dikarenakan penuntut umum tidak bisa hadirkan terdakwa.

Rabu (27/05/2020), Heru SH, Selaku Kuasa Hukum tersangka,memberikan keterangan  kepada awak media saat di konfermasi di depan Pengadilan negeri (PN) Lamongan, "bahwa penangkapan yang di tersangka oleh polsek sugio lamongan menuai keganjalan, dengan adanya penangkapan terhadap Sri Utami oleh pihak kepolisian Polsek Sugio Nomor:Sp/H-01/V/RES 1.8/2020 Tgl 12-05-2020  tidak sesuai SOP.laporan yang diterima oleh polsek sugio saya rasa cacat hukum atau persedural. Hanya pengaduan, seharusnya diselesaikan dengan persuasif,..Ujarnya

"Pihak polsek seharusnya sudah paham terkait penegakan hukum, kejadian penangkapan ini sangat disesalkan oleh penasehat hukum klien saya (Sri Utami) seperti yang dituturkan kepada awak media Nuswantoro post terhadap kliennya yang saat ini mengalami proses persidangan di pengadilan negeri Lamongan.

Kami sebagai penasihat hukum dari Ny.Sri Utami, dari proses penangkapan yang dilakukan secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan tanpa panggilan, padahal ini sebenarnya masalah keluarga Jadi kenapa  sampai dilakukan penangkapan saat itu polsek sugio terkesan arogansi dan sewenang-wenang terhadap klien kami.padahal kami  masih mediasi dalam perkara gono- gini harta di pengadilan agama saat  itu.

Penaguhan yang dilakukan sebetulnya demi menempuh perdamain antara pihak pelapor dan terlapor,tapi upaya-upaya ini tidak dimediasi sama polsek sugio..padahal, Pesan Presiden Ir.Joko Widodo Permasalahan kalau bisa diselesaikan dengan baik dan musyawarah, tapi terkesan di abaikan oleh penegak hukum jajaran polres lamongan..paparnya


Masih Heru, keganjalan terus terjadi, klien saya ditahan oleh penyidik,sejak tanggal (12/05/2020)  langsung dibawa dari polsek dilimpahkan ke polres dan di bawa ke  Kejaksaan kemudian kamisnya itu langsung dilimpahkan ke PN datangnya hari Jumat, hari Jumat saya ke PN, katanya Apakah sudah dilimpahkan ternyata sudah Katanya kemarin bukan dari Kejaksaan untuk memberikan jadwal yang untuk mengetahui jadwal sidang PN setelah dilimpahkan itu kemudian ada, hari Selasa,  jadi sekarang kan tanggal 27 jadi tanggal 19 Selasa itu saya ke Kejaksaan bertemu dengan jaksa penuntut umum untuk berkoordinasi mengenai persidangan, ternyata JPU mengatakan belum tahu jadwalnya belum  padahal jadwalnya itu besoknya sudah ada.terasa ganjal, seorang JPU kan tidak mungkin tidak tahu jadwal sidang nya kapan? kepada awak media.

"Beliau mengatakan besok akan saya tanyakan dulu ke PN Pengadilan Negri Nanti kalau sudah tahu jadwalnya kan saya kabari ,jawab JPU,untungnya saya pada hari itu juga langsung ke PN, langsung menanyakan apakah sidangnya sudah ditentukan tanggalnya ternyata betul tanggal 20, kita langsung malam itu juga menyiapkan Eksepsi untuk persidangan tanggal 20 untuk saat ini, pungkas Heru selaku penasehat hukum.(fik)