Iklan

Saturday, May 23, 2020, May 23, 2020 WIB
Last Updated 2020-06-08T09:45:54Z
beritaUMUM

SEBUAH TEMPAT GREB LOUNGE DI JADIKAN LOGISTIK PENGIRIMAN BANSOS, YANG DI DUGA TERKESAN ADA INDIKASI PENYUNATAN

SIDOARJO, Nuswantoro Pos - Pengucuran berbagai bantuan sosial untuk masyarakat terdampak virus Corona sedang berlangsung. Dalam penyaluran ini, pemerintah mengakui masih banyak kekurangannya, seperti penerima yang kurang tepat sasaran hingga penerima yang dapat bantuan dobel, selama ini adalah dengan banyaknya program bantuan sosial, memang masih ada sedikit kelemahan-kelemahan. Misalnya targetnya masih ada yang kurang tepat sasaran, kemudian duplikasi,

Kamis 21/05/2020, sebuah  tempat Grab Lounge di jalan Letjen Sutoyo Sidoarjo dekat terminal Purabaya di jadikan tempat logistik pembagian penyaluran bansos berupa sembako, yaitu beras 3kg, mie intans, dan minyak goreng yang di kemas dalam kantong plastik besar warna putih yang akan di distribusikan ke beberapa daerah di Surabaya  dengan menggunakan jasa Grab (ojek online)

Namun saat menggunakan sebuah tempat logistik Grab Lounge di jalan Raya Letjen  Sutoyo Sidoarjo ada bebera warga sekitar yang ikut mengantri untuk bisa mendapatkan bantuan sembako tersebut, tetapi  Warga sekitar, hanya di janjikan pemberian sembako akan di berikan nanti habis magrib, kalau sudah selesai semua yang melalui data panitia penyelenggara bansos, tutur salah satu warga yang sedang antri hingga warga setempat kembali pulang, dan akan kembali sesuai yang di janjikan oleh  penyelenggara Bansos 

Lain hal dengan Arif selaku Manager operasional  (PT Alfat Mulia Jaya) saat di konfermasi oleh awak media terkait Bansos yang hendak di distribusikan menjelaskan,"  ada 1311 (seribu tiga ratus sebelas) sembako untuk  yang hari ini (dalam satu hari) untuk  di distribusikan melalui jasa pengiriman grab online roda dua,  setiap Grab roda dua masing-masing membawa dua puluh bingkisan  sembako dengan menggunakan ronjot untuk di antar ke warga daerah  Surabaya dengan sesuai data yang ada, " ujar Arif selaku Manager Operasional PT. Alfat Mulia Jaya kepada wartawan.

Namun bantuan tersebut tidak ada pengawasan dari dinas sosial yang telah dinyatakan,  bukan dari Pemkot maupun Pemprov melainkan dari kemitraan yaitu dari Pelindo III dan Armada 2 seperti yang di tuturkan oleh ARIF selaku manager PT Alfat Mulia Jaya kepada awak media.

Masih tutur ARIF hari ini yang dinyatakan  ada 1311 (seribu tiga ratus sebelas) yang hendak di bagikan di daerah Surabaya yaitu Romo Kalisari,  Ambengan Batu,
Namun Realitanya Bansos tersebut  tidak ada dalam jumlah seribu tiga ratus sebelas (1311) , pada saat hari itu,  seakan-akan di duga indikasinya terkesan ada penyunatan.(mjb)