Iklan

Sunday, May 31, 2020, May 31, 2020 WIB
Last Updated 2020-06-08T09:45:54Z
beritaUMUM

PRUDENTIAL TIDAK BISA MELINDUNGI POLIS, DI DUGA ADANYA PEMALSUAN TANDA TANGAN KONSUMEN

LAMONGAN, Nuswantoro Pos - Berawal dari konfirmasi secara terbuka oleh nasabah Prudential di Polsek Sugio Lamongan ber inisial S.U terkait dugaan pemalsuan tanda tangan Untuk pengklaiman polisnya, sehingga perihal tersebut di investigasi oleh LSM Gabungan Rakyat Demokrasi ( GARAD) Indonesia 

Achmad Anugrah atau yang akrab dipanggil Achmad Garad selaku ketua,dalam melakukan investigasinya sempat melayangkan surat konfirmasi ke pihak prudential,namun dari pihak LSM yang tak kunjung mendapat surat balasan dari pihak Prudential, sehingga pihak LSM mendatangi ke kantor Prudential cabang Lamongan, dan saat keluar dari kantor Prudential Lamongan menyampaikan kepada media yang mengawal kasus tersebut, mengatakan bahwa pihak Prudential terkait persoalan tersebut telah ditangani oleh  pihak kepolisian, namun menurut pihak LSM menyampaikan bahwa perihal tersebut tidak berhenti dari proses hukum saja, karena menurutnya persoalan tersebut menyangkut dana nasabah atau hak masyarakat yang hilang dan diduga melanggar Undang Undang No 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen", persoalan tersebut dikuatirkan bisa saja terjadi ke nasabah yang lain, makanya kami akan segera berkoordinasi dengan pihak Otoritas Jasa Ke uangan ( OJK ), atas dugaan keteledoran pihak Prudential yang kami duga sangat tidak profesional dalam mengemban amanah rakyat, dan hal tersebut juga membuat nasabah yang tidak mempunyai kepastian hukum yang telah diatur dalam Undang undang Perlindungan Konsumen",ujar Achmad Garad

Saat awak media Fajar Nusantara news konfermasi ke kantor Prudential cabang Lamongan justru di arahkan ke kantor Prudential Surabaya tepatnya di Jalan HR. Muhammad oleh Pujiria selaku kepala injensi cabang Lamongan 

Kamis 28/05/2020 awak media Fajar Nusantara news mendatangi kantor Prudential Surabaya sesuai arahan petunjuk  Pujiria untuk menemui Robert selaku kabag Surabaya-Lamongan, namun saat di kantor Prudential Surabaya di temui oleh Rika sebagai seketaris Robert, menyatakan tidak ada di tempat namun memberikan nomer ponsel Robert 

Seketika itu awak media menghubungi Robert melalui handphone seluler untuk konfermasi terkait mengenai adanya pemalsuan tanda tangan yang di lakukan oleh seorang oknum pihak Prudential, dalam percakapannya dalam handphone tidak mau  menemui para awak media yang hendak mengkonfirmasi dengan alasannya,  "saya tidak ada kepentingan dengan media, ujarnya. (Mjb)