Nuswantoro Pos: AKIBAT NEKAT EDARKAN UANG PALSU, DUA EMAK - EMAK MERAYAKAN LEBARAN DI PENJARA

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

AKIBAT NEKAT EDARKAN UANG PALSU, DUA EMAK - EMAK MERAYAKAN LEBARAN DI PENJARA

Saturday, May 16, 2020
SURABAYA, Nuswantoro Pos - Sabtu  (16/05/2020) Tipu daya kedua emak-emak membuatnya berujung ke penjara. Pasalnya, kedua emak-emak tersebut terbukti melakukan peredaran uang palsu (Upal) di Jalan Simo dan Jalan Pacuan Kuda, Surabaya.

Diketahui kedua emak-emak tersebut bernama Mardiana (49), warga Desa Jambu, Burneh, Kab. Bangkalan dan Rosmawati (43), warga Desa Nongronggih Perreng, Burneh, Kab. Bangkalan. Keduanya diringkus unit Tim Anti Bandit  (TAB) Reskrim Polsek Sawahan Polrestabes Surabaya.

Penuturan, Kapolsek Sawahan AKP. Wisnu Setiawan Kuncoro melalui Kanit Reskrim Polsek Iptu Ristitanto,  kejadian tersebut bermula saat pelaku Mardiana mengedarkan uang palsu pecahan @ 10 ribu, dengan cara membeli sebuah rokok promild di Jalan Simo Kwagean Kuburan No.7 Surabaya.

"Setelah pemilik toko mengetahui bahwa uang yang di gunakan sebagai pembayaran adalah uang palsu, akhirnya pemilik toko menelpon Polsek Sawahan," tutur Ristitanto.

Tak lama berselang petugas unit TAB Reskrim Polsek Sawahan langsung meringkus pelaku Mardiana di TKP dan pada saat dilakukan penggeledahan oleh petugas, ditemukannya uang palsu pecahan @ 10 ribu sebanyak 17 lembar dan @ 20 ribu sebanyak 22 lembar.
"Kami langsung menginterogasi pelaku Mardiana dan ia mengaku bahwa uang palsu didapat dari seorang yang bernama Rosmawati, selanjutnya anggota kami langsung mengeler pelaku Mardiana ke rumah Rosmawati," terang Ristitanto.

Masih kata Ristitanto, ketika dilakukan penangkapan pelaku Rosmawati, di Tambak Kameraan, Kec. Krian, Sidoarjo dan di Balungbendo, Sidoarjo, ditemukannya barang bukti uang palsu pecahan @ 10 ribu, sebanyak 500 lembar tersimpan di dalam tas yang berada di dalam kamarnya.

"Selanjutnya anggota kami langsung membawa kedua emak-emak tersebut ke Mapolsek Sawahan guna di proses lebih lanjut," jelasnya.

Tambah Ristitanto, atas pengakuan pelaku Rosmawati, uang palsu didapat dari Abdul Azies yang saat ini berada di tahanan Polsek Tambun Polres Metro Bekasi dalam kasus yang sama.

"Kami masih melakukan pengembangan lebih dalam lagi dalam kasus ini, dan kami akan berantas sampai ke akar-akarnya," sebut Ristitanto.(Mjb)