Nuswantoro Pos: DESA SEKAR BUNGUH PINGGIRAN PANTAI SUKOLILO BARAT KABUPATEN BANGKALAN TERANCAM DI GUSUR

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

DESA SEKAR BUNGUH PINGGIRAN PANTAI SUKOLILO BARAT KABUPATEN BANGKALAN TERANCAM DI GUSUR

Wednesday, November 13, 2019


BANGKALAN, Nuswantoro Pos - Sebuah warung nasi bebek SOPO NYONO yang sejuk, terletak di pinggir bibir pantai sisi madura yang sangat dekat dengan jembatan suromadu, berjarak sekitar 30 meter dengan jembatan suromadu masuk wilayah desa SEKAR BUNGUH Sukolilo barat kabupaten Bangkalan Madura (12/11/2019).


Kini keberadaan Desa SEKAR BUNGUH di lirik oleh investor yang rencananya akan di jadikan sebuah tempat wisata yang tidak jelas.


Masyarakat Desa SEKAR BUNGUH merasa resah dengan adanya pengukuran tanah yang tidak ada penjelasan dari pihak pengukur lahan.


Hingga saat ini masyarakat Desa SEKAR BUNGUH, menempelkan stiker warna kuning bertuliskan (Tanah dan Rumah Tidak di jual) tulisan tersebut sebagai penolakan warga setempat, adanya isu pengukuran pembelian lahan bangunan dan tanah milik  warga.



Warga akan bersikukuh mempertahankan Desa SEKAR BUNGUH, beserta lahan tanah yang tidak ada kejelasan dari pihak investor maupun pemerintah daerah,
Warga Desa SEKAR BUNGUH merasa resah dan kecewa terkait tidak ada sosialisasi hingga kini, terhadap warga yang tinggal di desa SEKAR BUNGUH, oleh perangkat Desa dan intansi pemerintah daerah.


Menurut salah satu ketua RW desa SEKAR BUNGUH mengenai pembebasan lahan belum ada penjelasan maupun sosialisasi terhadap warga terkait mengenai pengukuran tanah serta harga pelepasan lahan.


warga menolak untuk pelepasan lahan serta, akan terus mempertahankan hak lahan yang  tempati oleh warga hingga saat ini , akan megajukan pengaduan  kepada gubernur provinsi jawa timur Khofifah indar parawansa.


Warga Desa SEKAR BUNGUH pernah mendatangi DPRD kabupaten Bangkalan di komisi A, hingga saat ini belum ada tanggapan mengenai lahan warga yang di buat resah dengan adanya pengukuran tanah.
(mjb)

cetak agenda surabaya