Friday, August 2, 2019, August 02, 2019 WIB
Last Updated 2019-08-03T04:42:54Z

KARANG TARUNA JANGAN SAMPAI DITUMPANGI KEPENTINGAN POLITIK



Bengkulu, Nuswantoro Pos - Deden Sirajudin mendampingi bapak Gubernur Rohidin Mersyah mengukuhkan pengurus Karang Taruna Provinsi Bengkulu masa bhakti 2019 - 2024, di Balai Raya Semarak Bengkulu, Jumat (2/8/2019).


Karang Taruna adalah perkumpulan generasi muda untuk bersinergi dalam kegiatan sosial dan ekonomi produktif.  Harga mati bagi pemuda untuk tidak 'mencemari' wadah sosial ini dengan kepentingan politik.


Hal itu ditegaskan Sekjen karang taruna pusat Deden Sirajudin usai menghadiri pelantikan pengurus Karang Taruna Provinsi Bengkulu periode 2019 - 2024 di Balai Raya Semarak Bengkulu.


Karang Taruna adalah organisasi kepemudaan yang bergerak di bidang sosial dan ekonomi produktif. Ini wadah positif untuk memupuk rasa kepedulian terhadap sesama masyarakat. Jadi, jangan sampai ditumpangi kepentingan politik, ujar Deden Sirajudin.



Deden Sirajudin berharap, pengurus Karang Taruna Provinsi Bengkulu mampu memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan sosial daerah. Serta, menjadi mitra ataupun memberikan masukan terhadap pemerintah, dalam berbagai persoalan sosial.


Sementara Wakil Ketua Karang Taruna Dewa Bermuda, Acok Januar mengatakan Karang Taruna lebih banyak bergerak untuk kemaslahatan masyarakat terutama aksi sosial. Tidak boleh terkontaminasi terhadap kepentingan politik praktis.


Acok tak menampik, jika karang taruna sendiri dipimpin oleh seorang politisi yang kini duduk sebagai anggota DPR RI. Namun, dalam menyoal pergerakan karang taruna, dia harus memisahkan antara kepentingan pribadi dengan kepentingan organisasi. "Harus dipilah, politik urusan pribadi, karang taruna urusan kebersamaan," tegas Acok.


Marwahnya karang taruna adalah berbakti pada kepentingan sosial untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat," terangnya.



Soal politik, Acok januar mengaku, tidak membatasi pengurus ataupun anggota karang taruna untuk ikut berpolitik. Sebab, hal itu adalah hak warga negara. "Tapi, jangan sekali-kali bawa misi politik dalam karang taruna. Silahkan berpolitik di luar karang taruna," tegas Acok Januar. (Yadhie)