Iklan

Monday, July 15, 2019, July 15, 2019 WIB
Last Updated 2019-07-15T07:03:18Z

TKBM KONUT MENUNTUT KEGIATAN VESSEL DI UPP MOLAWE UNTUK TIDAK HENTIKAN





Konut, Nuswantoro Pos - Disaat ingin mengakomodir seluruh kepentingan  elemem masyarakat  dan sejumlah pengusaha yang berhubungan dengan UPP Syahbandar Molawe Di Konawe Utara. Namun terkadang menuai pro kontra tentang kinerja dan aktifias pelabuhan. Diastu pihak menyampaikan protes karena dinilai tidak sesuai aturan, tetapi disisi lain ada pihak pihak yang merasa dirugikan. Statemen ini disampaikan oleh Syafar Koordinator TKBM Konut. ( Senin, 15 Juli 2019 )


Inilah polemik yang muncul terhadap aktifitas bongkar muat Wailayah Syahbandar UPP Molawe Konawe Utara. Sehingga Para Pekerja TKBM Konut Raya, yang di koordinir oleh Syafar Selaku  Ketua Tim Koordinator Mendatangi Kantor UPP Molawe Konut, menuntut kepada pihak pelabuhan UPP Molawe agar tidak menghentikan kegiatan vessel.


Sekitar kurang lebih 50 org tenaga kerja mendatangi Kantor UPP Molawe ini, menuntut agar tidak menghentikan kegiatan vessel yang berkegiatan Di Matarappe karena dinilai telah sesuai dengan aturan UU No. 17 Tahun 2008 tentang  Pelayaran. Kata Syafar Koodinator TKBM.



Para pekerja ini mengecam pernyataan Ketua LSM Lempeta, Saudara Ashari yang justru karena diduga kepentingan pribadinya tidak terpenuhi, malah akan merugikan masyrakat yang bekerja di vessel. TKBM dan masyarakat akan mencari ketua LSM Lempeta saudara Ashari untuk bertemu langsung dan meminta untuk bertanggung jawab atas pernyataannya 
di media. Tegas Syafar.


Terkait pernyataan dimedia mengenai dugaan pungli,  Syahbandar Molawe dan PT LBS , oleh Ketua Lempeta Konawe Utara, dengan mengungkapkan statemen adanya  "upaya kongkalikong yang diskenarioi oleh Syahbandar dengan PT. LBS,” . "Dugaa pungli dan semua tiduhan itu tidak benar dan tidak mendasar" Kaya Syafar.  Perihal pernyataan ini idealnya harus seimbang dan sifatnya membangun Kata Syafar selaku Ketua koordinatoor TKBM, dan kami juga sebagai pekerja merasa dirugikan ketika aktifitas vesser  dihentikan. Tegas Syafar. (tim).