Iklan

Wednesday, July 24, 2019, July 24, 2019 WIB
Last Updated 2019-07-24T21:19:50Z

TEBANG PILIH SAT POL PP SURABAYA TENTANG PENEGAKAN PERDA MENUAI KERESAHAN MASYARAKAT




Surabaya, Nuswantoro Pos - (23/07/2019) Lagi-lagi Petugas Satpol PP Surabaya menertibkan para PKL Handphone bekas yang berada di jalan NGAGLIK Surabaya,
Kali ini penertiban dilakukan dengan alasan untuk pembangunan pendistrian, 50 anggota SATPOL-PP KOTA SURABAYA yang di kerahkan dengan ketua regu,  H. SULISTIYO 
Para penjual HP bekas meminta solusi kepada pimpinan regu bapak H. Sulistiyo namun di suruh ke kantor satpol PP untuk langsung menghadap kepala Kasatpol PP Irvan Widianto


Kekecewaan para PKL Handphone bekas dengan adanya penertiban di jalan NGAGLIK ini sungguh tidak adil hanya dengan adanya pembangunan untuk pendistrian di jalan NGAGLIK yang saat ini lagi dikerjakan,  para PKL Handphone bekas di suruh menempati tempat sentral yang sudah ada di Gembong Asih yang sudah di bangun oleh PEMKOT Surabaya,
Keberadaan central Gembong Asih bagi para PKL Handphone bekas selama ini kalau malam tidak ada pembeli sama sekali apalagi kalau malam barang pun tidak ada yang laku selama kami para PKL menempati lahan sentral Gembong Asih tersebut


Penertiban ini sungguh tidak adil dan ada tembang pilih terhadap penertiban yang dilakukan oleh SATPOL-PP Surabaya di NGAGLIK karna selama ini pasar maling Wonokromo tempat para PKL Handphone bekas dan lain-lain tidak pernah di tertibkan oleh SATPOL-PP KOTA SURABAYA,  yang sampai berpuluhan tahun dibiarkan yang sudah jelas-jelas memakai julur akses jalan raya yang begitu menjadi sangat sempit jalan raya di Wonokromo itu, masih ditambah lagi bila malam di buat pasar, yang berjumlah banyak PKL nya,  ada apa di balik semua ini kok hanya para PKL Handphone bekas di jalan NGAGLIK saja yang selalu ditertibkan padahal kami sama-sama berjualan di saat malam hari,bahkan ada beberapa parkiran liar yang nampak di jalan,,



Para PKL Handphone bekas  hanya memohon agar pemerintah kota surabaya dapat memberikan solusi yang terbaik supaya para PKL Handphone bekas yang berada di jalan raya Ngaglik ini bisa laku dagangan mereka, untuk bisa berjualan bila malam hari,  kalau solusinya hanya untuk di kembalikan masuk ke tempat sentral Gembong Asih itu sama saja membunuh keluarga saya di rumah, karena tempat itu sepi, pungkas salah satu pedagang HP bekas. (tim)