Nuswantoro Pos: SERMA SAMSUL ARIFIN BABINSA KORAMIL 0816/01 SAMPAIKAN WASBANG KEPADA IPNU - IPPNU SIDOARJO

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

SERMA SAMSUL ARIFIN BABINSA KORAMIL 0816/01 SAMPAIKAN WASBANG KEPADA IPNU - IPPNU SIDOARJO

Sunday, July 21, 2019



Sidoarjo, Nuswantoro Pos - PAC IPNU - IPPNU Sidoarjo kota menyeleranggarakan event bertempat di SDI Wahid Hasyim  Jl. sekardangan kab Sidoarjo diisi dengan pemberian materi Wawasan Kebangsaan kepada para peserta dan materi bencana alam.Minggu (20/07/2019).


Serma Samsul Arifin Babinsa koramil 0816/01 Sidoarjo kota dalam kesempatan  ini menyampaikan wawasan kebangsaan kepada peserta Mukesta Raya sejumlah 100 orang, dengan tema" Merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia serta Pengetahuan dasar tentang penanggulangan bencana alam spt gempa bumi ". Materi wawasan kebangsaan ini sendiri sebagai lanjutan dari rangkaian kegiatan  Mukesta Raya PAC IPNU- IPPNU Sidoarjo kota, yang diselenggarakan selama 2 hari, kegiatan ini di isi dengan materi antara lain, latihan PBB dan materi ke NU-an (Aswaja).



Menurut Abidah Al aliah  Penyelenggara acara bahwa pelatihan Mukesta Raya  IPNU dan IPPNU ini adalah untuk memberikan bekal kepada generasi penerus bangsa  tentang bagaimana menghadapi situasi dan kondisi bangsa di jaman Now ini.  Pada wawasan kebangsaan kali ini, serma samsul Arifin lebih menekankan latarbelakang sejarah bangsa ini yang sudah beragam sejak dulu dan keberagaman itu tidak bisa ditolak, tetapi harus saling memperkuat satu sama lain dengan saling menjaga persatuan dan kesatuan. Selain itu, sebagai kader IPNU dan IPPNU, harus menjaga komitmen untuk tetap berpegang pada Pancasila sebagai satu-satunya ideologi bangsa dan hal itu tidak bisa ditawar-tawar lagi.
 

Selanjutnya Serma Samsul Arifin juga berpesan kepada seluruh peserta Mukesta Raya, "untuk saling hormat  menghormati dan menghargai kemajemukan itu dalam kehidupan sehari-hari, terutama kerukunan antar umat beragama,  juga berpesan agar hati-hati dalam melakukan aktifitas di media sosial, jangan sampai mudah terprovokasi apalagi sampai terjerumus dalam kelompok yang berlatarbelakang radikal".( nuri)
cetak agenda surabaya