Iklan

Sunday, July 7, 2019, July 07, 2019 WIB
Last Updated 2019-07-07T21:14:49Z

REDAM KETEGANGAN DI LEBANON, SATGAS INDOBATT DAPATKAN APRESIASI FORCE COMMANDER UNIFIL




JAKARTA, Nuswantoro Pos - Tunjukan kinerja yang bagus dalam menjalankan mandat PBB termasuk kegiatan _CIMIC_, serta mampu meredam ketegangan suhu politik antara Lebanon dan Israel, Satgas _Indobatt XXIII-M/UNIFIL_ mendapat Apresiasi dari _Force Commander UNIFIL,_ Major General Stefano Del Col.



Hal tersebut disampaikan Komandan Satgas _Indobatt XXIII-M/UNIFIL_, Letkol Inf Arfa Yudha Prasetya, dalam rilis tertulisnya di UNP 7-1 Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan, Minggu (7/7/2019).




Diungkapkan Arfa, apresiasi itu dikatakan _Foce Commander_, saat dirinya melakukan kunjungan kerja ke Markas _Indobatt_ di Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan Jumat (5/7/2019) kemarin.



Tujuan _Force Commander_ ke _Indobatt_ adalah untuk mengetahui langsung kondisi seluruh pasukan yang berada di jajarannya," kata Arfa.




Juga sekaligus memberikan motivasi dan semangat kepada prajuritnya sebagai pasukan perdamaian di Lebanon," tambah Letkol Arfa.



Lulusan Akmil 2002 ini menjelaskan, dalam pengarahannya kepada 300 prajurit _Indobatt_,  _Force Commander_ menyampaikan bahwa dirinya sangat mengapresiasi atas kinerja yang ditunjukan _Indobatt_, dalam pelaksanaan tugasnya dengan menempatkan diri dalam posisi yang sangat berisiko, seperti di perbatasan antara Lebanon dan Israel ( _Blue Line_/garis demarkasi ) yang merupakan _hot spot_ di wilayah Lebanon Selatan. 



Saya apresiasi kerja keras Satgas Indobatt, karena mampu menempatkan diri di tempat yang berisiko," ungkapnya.




Bukan hanya itu, lanjut Arfa, Jenderal asal Italia tersebut juga menyampaikan kebanggaanya kepada Satgas Indobatt, karena telah menjalankan mandat PBB dengan baik termasuk kegiatan _CIMIC (Civil Military Coordination)_.



Terlebih, ketangguhan seluruh prajurit _Indobatt_ yang mampu meredam ketegangan suhu politik antara Lebanon dan Israel. Hal ini dibuktikan saat kegiatan pembangunan _T-Wall_ dan ditemukannya _Tunnel_ di sepanjang _Blue Line_ pada beberapa bulan yang lalu.



Selain mampu menjalankan mandat PBB dan kegiatan _CIMIC_, prajurit _Indobatt_ juga tangguh dalam menjaga suhu politik antara Lebanon dan Israel di perbatasan," terangnya.



Atas kinerja tersebut, ungkap Arfa, _Force Commander_ selaku Komandan tertinggi di _UNIFIL_ juga berharap, agar ke depan pasukan perdamaian dari Indonesia dapat menambahkan jumlah prajurit wanitanya dalam keterlibatannya sebagai pasukan penjaga perdamaian. 



Harapan saya _(Force Commander)_ pasukan Indonesia kedepan bisa ditambah," imbuhnya.



_Force Commender_ juga berpesan kepada seluruh _Peacekeepers_ agar lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial yang berkembang saat ini, dengan tidak memposting gambar-gambar yang tidak berhubungan dengan tugas dan tanggungjawab sebagai _Peacekeepers_. 



Saya merasa sangat bangga dengan kehadiran pasukan Indobatt Garuda di _UNIFIL_, terima kasih Garuda,” ucapnya. 



Perlu diketahui, kedatangan _Force Commander_ di Markas Indobatt disambut secara langsung oleh Komandan Satgas _Indobatt XXIII-M/UNIFIL_ Letkol Inf Arfa Yudha Prasetya, Wakil Komandan Sektor Timur _UNIFIL_ Kolonel Inf Hadi Al Jufri, Wadan Satgas Indobatt Mayor Inf Abdul Samad dan seluruh perwira staf dan komandan kompi Satgas _Indobatt._



Sebelum _Force Commander_ memberikan pengarahan, terlebih dahulu dirinya menerima paparan dari Dansatgas _Indobatt_ terkait tentang pelaksanaan tugas yang telah dilaksanakan dan kondisi terkini situasi wilayah/ _Area Of Responsibility_ (AOR) Indobatt. (Dispenad).