Iklan

Monday, July 29, 2019, July 29, 2019 WIB
Last Updated 2019-07-29T18:35:51Z

PEMILIHAN DUTA GURU HEBAT SMP LINGKUP DIKBUDPORA DIHELAT





BIMA, Nuswantoro Pos - Pemilihan duta guru hebat tingkat SMP lingkup Dikbudpora Kabupaten Bima di helat. Kegiatan tersebut dilangsungkan di halaman kantor Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima pada hari Senin ( 29/7). Keigatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima, Kepala Bidang Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima, para Kepala UPT.


Dikbudpora Kabupaten Bima, Kepala Seksi PAUDNIPORA Kabupaten Bima, serta para guru yang mengikuti ajang kegiatan tersebut.


Kasi Pendidikan dan Kependidikan Lingkup Dikbudpora Kabupaten Bima DR. Zunaidin Ismail dalam pengantar mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini dalam rangka penilaian terhadap para guru hebat yang ada di lingkup SMP terkait dengan melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dalam melaksanakan tanggung jawabnya sebagai tenaga pengajar dan pendidikan khususnya di kalangan Sekolah Menengah Pertama sehingga dari seleksi yang dilakukan ini diharapkan akan mendapatkan para guru hebat dalam hal bidang pendidikan, inovasi yang dilaksanakan  sehingga kedepanya mutu pendidikan dapat ditingkatkan.


Oleh karena itu peningkatan mutu pendidikan merupakan tanggung jawab kita semua dalam memberikan pembelajaran yang bermutu terhadap para generasi pendidikan sehingga nantinya akan mencetak generasi penerus bangsa khususnya di bidang kependidikan.


Direncanakan kegiatan ini akan dilakukan selama 2 (dua) hari dengan materi yang dilombakan terdiri dari materi Tanya jawab dan wawancara sehingga dari kegiatan tersebut kita akan bisa melihat para guru yang siap dalam hal mengikuti kegiatan tersebut.



Hal yang sama di sampaikan oleh Kabid Pendidikan dan Tenaga Kependidikan ( PTK)  Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima H.Asraruddin, SH. M.Pd juga menyampaikan bahwa  Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yaitu guru, orang tua, masyarakat dan didukung oleh pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan. Maka dari itu "Peran guru, orang tua, masyarakat sangatlah penting bagi dunia pendidikan agar siswa yang di sekolah bisa memberikan kontribusi untuk negara," tambahnya.


Ia menambahkan permasalahan tentang pendidikan bukan hanya di lakukan di sekolah tapi orang tua dan masyarakatlah yang membantu. Hal ini bermaksud bahwa permasalahan pendidikan bukan menjadi tanggung jawab segelintir orang akan tetapi kerja kita semua. Menurutnya, program-program ini harus menjadi gerakan yang sensitif bagi kita semua, sehingga bisa memperbaikan pendidikan.
Peran OrangTua dalam pendidikan anak adalah merupakan salah satunya untuk mendukung pendidikan seorang anak, karena itu akan membuat seorang anak merasa mendapat perhatian dan kasih sayang dari orang tuanya, tetapi tidak menutup kemungkinan bagi seorang anak yang tidak memiliki orang tua yang utuh masih bisa mendapatkan pendidikan dari orang tuanya, itu semua tergantung dari masing-masing individunya.disamping itu Peran guru sebagai pengarah pendidik dalam hal ini harus membimbing dan mengarahkan kegiatan belajar siswa sesuai dengan tujuan yang dicita-citakan oleh siswanya dan guru harus juga berperan sebagai motivator, ini bertujuan untuk meningkatkan kegairahan dan pengembangan-pengembanagan kegiatan belajar siswa. Ujarnya.


Menurut Kadis Dikbudpora Kabupaten Bima Zunaidin, S.Sos, MM dalam sambutan mengatakan bahwa  Tuntutan dan kebutuhan guru yang profesional di lingkungan Sekolah Menengah Pertama dirasakan sangatlah  besar sehingga menuntut para guru yang dapat bekerja secara profesinalis dalam rangka menciptakan generasi penerus bangsa. Oleh karena itu dengan begitu Banyak program yang  telah diupayakan untuk memperbaiki kondisi tersebut menunjukkan bahwa kualitas guru-guru disekolah, misalnya peningkatan kualifikasi pendidikan harus ditingkatkan, mencetak Sumber Daya Manusia yang ada  sehingga diharapkan akan dapat meningkatkan kualitas guru itu sendiri.


Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa pemilihan duta guru hebat yang dilaksanakan ini sebagai upaya kita bersama dalam rangka menciptakan wadah maupun guru yang professional sesuai dengan bidang tugas masing – masing sehingga perlu dikembangkan, mengingat keberadaan seorang guru ini menenukan maju dan mundurnya pendidikan di Tanah Air. Karena itu, pengembangan karier guru sebagai upaya pemerataan distribusi dan peningkatan mutu pendidikan harus terus ditingkatkan. "Guru merupakan ujung tombak pelaksana kurikulum di depan kelas, sebab itu guru sangat menentukan mutu pendidikan”.


Profesionalitas guru berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan profesionalitas guru sangat tergantung pada pengembangan karier yang memperlihatkan kompetensi pada tiap bidang.


Peran guru dalam dunia Pendidikan  sangat berpengaruh dengan sukses atau tidak pendidikan tersebut kedepannya. Bagaikan kapal yang sedang berlayar, guru adalah nahkoda yang mengarahkan, membimbing dan memberi petunjuk ke awak kapalnya agar kapal tersebut dapat berjalan dengan baik menuju tempat tujuannya. Dalam pendidikan formal di sekolah, guru memegang kendali penuh terhadap anak didik/peserta didik dalam kelas. Baik atau tidaknya pembelajaran dalam kelas bergantung pada guru sebagai ujung tombaknya.


Selain itu keberadaan seorang Guru memegang peranan strategis terutama dalam upaya membentuk watak bangsa melalui pengembangan kepribadian dan nilai - nilai yang diinginkan. Dari dimensi tersebut, peranan guru sulit digantikan oleh yang lain". Maka dari itu alangkah baiknya dan seharusnya guru memiliki sikap dan sifat yang baik agar para siswa yang diajarnya dapat meniru dan mencontoh perilaku-perilaku baik tersebut. Dengan kata lain guru harus memiliki kualitas yang baik untuk menjadikan pendidikan lebih bermutu.


Saya berharap melalui kegiatan ini kedepanya dapat meningkatkan kualitas guru itu sendiri dalam rangka mendukung dan mensukseskan program pendidikan di daerah kita, hal ini dikarenakan keberadaan Sumber Daya Manusia terutama para guru menentukan dan menciptakan generasi penerus bangsa.

 
Diharapkan pendidikan di Indonesia mampu mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, berahlak dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab. (wenny)